DOWNLOAD
Sekarang ini bangsa Yahudi memiliki daulah di Baitul Maqdis. Mereka banyak berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka membunuhi kaum wanita, orang tua, anak-anak yang tidak mampu apa-apa dan tidak dapat melarikan diri. Mereka membakar tempat isra’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan merobek-robek kitabullah. Mereka melakukan kejahatan di mana-mana hingga mencapai puncaknya. Mereka menyebarkan kenistaan, kemaksiatan, kehinaan, pertumpahan darah, pelecehan kehormatan kaum muslimin, penyiksaan dan pelanggaran perjanjian.
Sekarang ini bangsa Yahudi memiliki daulah di Baitul Maqdis. Mereka banyak berbuat kerusakan di muka bumi. Mereka membunuhi kaum wanita, orang tua, anak-anak yang tidak mampu apa-apa dan tidak dapat melarikan diri. Mereka membakar tempat isra’ Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam dan merobek-robek kitabullah. Mereka melakukan kejahatan di mana-mana hingga mencapai puncaknya. Mereka menyebarkan kenistaan, kemaksiatan, kehinaan, pertumpahan darah, pelecehan kehormatan kaum muslimin, penyiksaan dan pelanggaran perjanjian.
Jadi, aksi pengerusakan yang kedua sedang berlangsung sekarang dan telah
mencapai titik klimaks dan telah mencapai puncaknya. Sebab tidak ada lagi aksi
pengerusakan yang lebih keji daripada yang berlangsung sekarang.
Adakah aksi yang lebih keji daripada membakar rumah Alloh?
Adakah aksi pengerusakan yang lebih jahat daripada merobek-robek
kitabullah dan menginjak-injaknya?
Adakah aksi pengerusakan yang lebih sadis daripada membunuhi anak-anak,
orang tua dan kaum wanita serta mematahkan tulang mereka dengan
bebatuan?
Adakah aksi pengerusakan yang lebih besar daripada pernyataan perang
secara terang-terangan siang dan malam melawan Islam dan para juru
dakwahnya?
Sungguh demi Alloh, itu semua merupakan aksi pengerusakan yang tiada
tara!!!
Lalu
Alloh Azza wa Jalla melanjutkan firman-Nya : “dan untuk membinasakan
sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai”.
Artinya, hamba-hamba Alloh kelak akan meruntuhkan apa saja yang dibangun
dan dikuasai oleh bangsa Yahudi. Mereka akan menggoyang benteng Yahudi dan
meluluhlantakkan serta meratakannya dengan tanah. Sebelumnya, tidak pernah
disaksikan bangunan-bangunan menjulang tinggi di tanah Palestina kecuali pada
masa kekuasaan Zionis sekarang ini. Gedung-gedung pencakar langit dan
rumah-rumah pemukiman dibangun di setiap jengkal tanah Palestina yang
diberkahi.
Kami
katakan kepada mereka : Dirikanlah terus wahai anak keturunan Zionis, tinggikan
bangunan sesukamu! Sesungguhnya kehancuran kalian di situ dengan izin Alloh. Dan
tak lama lagi kalian akan luluh lantah dan tertimpa bangunan kalian itu! Dan
Alloh takkan memungkiri janjinya : “dan Itulah ketetapan yang pasti
terlaksana”.
Penguasaan Masjidil Aqsha tidak disebutkan pada kali yang pertama dan
disebutkan pada kali yang kedua. Sebab penguasaan Masjidil Aqsha oleh kaum
muslimin akan berakhir. Kalaulah belum berakhir berarti penguasaan yang kedua
merupakan lanjutan dari yang pertama. Akan tetapi berhubung penguasaan Masjidil
Aqsha yang pertama akan berakhir, maka penguasaan untuk yang kedua kalinya
merupakan peristiwa baru. Dan itulah realita yang terjadi! Penguasaan pertama
telah berakhir sesudah bangsa Yahudi menguasai al-Quds serta beberapa
wilayah tanah Palestina lainnya dalam satu serangan yang sangat sporadis pada
tahun 1967, orang-orang menyebutnya tahun kekalahan. Sebelumnya pada tahun 1948
mereka sebut dengan tahun kemalangan.
Penguasaan yang pertama berakhir disebutkan karena adanya faktor
penghalang yang menghalangi kaum muslimin untuk menguasainya. Penghalang itu
merupakan musuh bagi Islam dan kaum muslimin. Dan cukuplah Yahudi sebagai musuh
bebuyutan yang sangat menentang Islam, kaum muslimin dan para pembela
Islam.
Maka kita harus
membebaskan tanah kita yang dirampas dan membuat perhitungan dengan mereka serta
menyalakan api kebencian terhadap mereka!!! Sudah tergambar pada wajah mereka
tanda-tanda kemalangan dan kehinaan. Kaum muslimin akan kembali menguasai
Masjidil Aqsha –insya Alloh- sebagaimana kaum salafus shalih menguasainya
pertama kali. Sebab kehancuran kedua yang telah dijanjikan oleh Alloh dalam
firman-Nya : “dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami
datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke
dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali
pertama”.
Kita
sedang menanti peristiwa itu sebagai kebenaran janji Alloh dan kebenaran
berita-berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam. Pada hari itu kaum
muslimin bergembira dengan pertolongan dari Alloh Azza wa Jalla.

Post a Comment