Novel ini menceritakan tentang kisah dua
orang anak kembar yang sangat nakal. Nama mereka adalah Edgar dan Ellen.
Kenakalan mereka sudah dimulai sejak mereka didalam kandungan, saat itu mereka
bertengkar untuk menentukan siapa yang lahir duluan. Mereka menendang-nendang
perut ibunya sampai terasa sakit. Akhirnya Ellen si anak perempuan dulu yang
lahir.
Mereka tinggal dirumah tua yang berwarna
kusam dan sangat tinggi. Rumah itu berada di pinggiran kota Nod's Limbs. Rumah
itu terlihat menakutkan dan didepan pintu terdapat tulisan
"SCHADENFREUDE" yang berarti "kesenangan datang dari penderitaan
orang lain."
Ellen dan Edgar sering menghabiskan
waktunya untuk bermain petak umpet. Akhirnya mereka bosan dan ingin mencari ide
untuk melakukan kenakalan lain. Sebuah acara telivisi memberikan mereka ide.
Mereka berniat membuka toko hewan langka. Mereka pun berencana untuk mencuri
semua hewan peliharaan yang ada di Nod's Limbs dan menghiasi mereka dengan
aneh.
Keesokan harinya mereka mulai mencuri semua
hewan peliharaan, termasuk seekor ular phyton. Setelah itu mereka menghiasinya
dengan aneh. Setelah mereka selesai menghias merekapun tidur ditemani dengan
suara tangis anak-anak yang sedang mencari hewannya, juga memasang
pengumuman-pengumuman.
Saat anak-anak yang sedang mencari hewan
peliharaanya bertanya kepada Ellen dan Edgar, tiba-tiba ular phyton yang lapar
terbangun dari tidurnya dan memakan seekor anak kucing yang dihiasi dengan
tanduk. Tetapi ular itu malah tersedak dan memuntahkan anak kucing tersebut.
Semua anak pun memperhatikan ular tersebut dan akhirnya semua anak tahu bahwa
itu adalah hewan peliharaan mereka. Semua anak pun senang dan mereka menendangi
Edgar dan Ellen yang terjebak dikubangan lumpur.
Mereka pun pulang dengan badan kotor menuju
rumah mereka yang seram. Sementara hewan peliharaan mereka yang ditemukan
dilantai bawah sedang menonton televisi. Edgar dan Ellen melewatkan acara
televisi yang memberikan mereka ide. Ternyata hewan pelihaan mereka merupakan
hewan eksotis yang paling berharga didunia.
Mungkin bagi anda dua orang anak kecil
mengacaukan kota itu tidak mungkin, tapi buku ini telah menceritakannya dengan
sangat menarik. Walaupun terkadang apa yang diceritakan sangatlah mustahil di
dunia nyata. Segera bacalah kelanjutan dari novel ini yang berjudul “TOURIST
TRAP”.

Post a Comment