Buku Terbaru :

ADA SESEORANG DI KEPALAKU

DOWNLOAD 

Dari sampul dan judul yang ditata secara tidak lazim, antologi cerpen dari penulis novel Imperia ini sepertinya hendak tampil beda. Pendapat ini juga ditegaskan oleh penataan tampilan cerpen di dalamnya, walaupun hanya pada beberapa cerpen. Kumpulan cerpen ini cukup kaya informasi. Paling tidak kita akan lebih mengenal sosok penulisnya, Akmal Nasery Basral dan latar belakang terkumpulnya 13 cerpennya dalam kumpulan ini. Satu hal yang ingin diungkapkan Akmal adalah bahwa kumpulan cerpennya ini merupakan realita dari sebuah tesis yang disampaikan Paulo Coelho dalam The Alchemist
Kecuali cerpen berjudul "Seekor Hiu di Cangkir Kopi", cerpen-cerpen dalam kumpulan ini telah dikorankan oleh beberapa surat kabar. Bahkan ada yang terbit saat naskah sudah dalam persiapan cetak. Sastra Koran memang tengah popular di Indonesia. Setidaknya dengan mengorankan tulisannya sebelum kemudian dibukukan, penulis mendapat pendapatan ganda. Kelebihan lain, sastra Koran bisa diakses siapa saja dengan gampang dan murah. Sebuah cara yang mujarab untuk mengaktualisasikan kepengarangan seorang penulis.
Pada dasarnya, kemasan dan isi kumpulan ini cukup menarik. Cerpen tampil cukup variatif. Mungkin karena latar belakang Akmal adalah seorang wartawan, secara tematik, cerpen-cerpennya lahir dari pekerjaannya yang penuh warna. Kita akan membaca tema-tema cerita yang berjalan sendiri-sendiri dan hal itu wajar, tidak ada aturan yang mengharuskan sebuah kumpulan cerpen harus dibuhul oleh tema yang sama. Bahkan sebuah cerpen dengan tema yang sama bisa menimbulkan kebosanan karena akan cenderung monoton.

Membaca antologi ini, kita akan dibawa dalam berbagai karakter-karakter imajinasi Akmal. Nila yang gila setelah menjagal suami dan anak-anaknya, dipenjarakan dan bukannya dirumahsakitjiwakan. Midun dan Halimah yang melompat "keluar" dari tulisan Sutan Sampono Kayo, bercakap-cakap di Budha Bar, kemudian salah satunya menyebabkan tewasnya sang pengarang tersantun di dunia. Aida, wartawati berdarah Irak, bekerja di Yordania dan datang ke Indonesia mencari cintanya. Perempuan Bandar Angin berbibir rekah (karena tergigit ayahnya sewaktu bayi) menunggu-nunggu kedatangan ayahnya yang tak kunjung muncul yang rupanya seorang tapol yang menghamili ibunya ketika dibuang ke Pulau Buru. Hamdan yang sudah gede tetapi tetap harus tidur memakai kelambu karena ingin terus merasakan nikmatnya hidup dalam kehangatan rahim ibunya. Boyon, Jems Boyon yang membawa beban dalam hidupnya karena menyandang nama pemberian bapaknya yang diadaptasi dari nama James Bond. Mantan bupati tukang selingkuh yang kehilangan istri dan anak-anaknya kemudian hidup menantang Tuhan. Semua karakter menarik diangkat Akmal dalam cerpen-cerpennya.
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Samsul Template | Sam Template
Copyright © 2011. BACA BUKU - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Sam Template
Proudly powered by Blogger