Review
Kepribadian manusia selalu menjadi tema yang menarik
untuk dicari tahu, apalagi kepribadian kita sendiri. Rasa ingin tahu
tersebutlah yang lantas membuat banyak orang pergi ke psikolog untuk
menjalani tes-tes kepribadian. Semua ini dilakukan demi mengetahui
“seperti apa sesungguhnya diri kita ini?”
Selain dengan mengikuti
tes-tes psikologi, ada satu metode yang bisa digunakan untuk mengetahui
kepribadian yaitu menggunakan enneagram. Enneagram diartikan sebagai
“sebuah gambar bertitik sembilan”. Metode ini dikabarkan telah ada sejak
ratusan tahun yang lalu dan diajarkan secara lisan dalam suatu kelompok
sufi di Timur Tengah, hingga akhirnya mulai berkembang di Amerika
Serikat sekitar tahun 1960-an. Kepribadian manusia dalam sistem
enneagram, terbagi menjadi 9 tipe.
Inilah buku pertama yang
mengenalkan Eneagram – Suatu metode yang lugas dan mempesona untuk
memahami tipe-tipe kepribadian – secara ringan dan jenaka bagi semua
kalangan – tua atau muda, pemula atau ahli. Panduan yang cerdas dan
informatif ini menyibakkan Eneagram, khazanah yang berakar sejak ratusan
tahun lalu, dengan beraneka kartun, kuis, dan uji kepribadian untuk
mengenal lebih dalam motivasi dan keinginan kita serta menunjukan
bagaimana menerapkan pengetahuan ini kedalam kehidupan sehari-hari.
9 TIPE KEPRIBADIAN
1. Perfeksionis; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk hidup dengan benar,
memperbaiki diri sendiri dan orang lain, dan menghindari marah.
2. Penolong; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai dan dihargai,
untuk mengekspresikan perasaan positif pada orang lain, dan menghindari
kesan membutuhkan.
3. Pengejar Prestasi; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjadi orang produktif, meraih kesuksesan, dan terhindar dari kegagalan.
4. Romantis; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk memahami perasaan sendiri
dan dipahami oleh orang lain, untuk menemukan makna hidup, dan
menghindari citra diri yang biasa-biasa saja.
5. Pengamat; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk mengetahui segala sesuatu
dan memahami semesta, merasa cukup dengan diri sendiri dan manjaga
jarak, dan menghindari kesan bodoh atau tidak memiliki jawaban.
6. Pencemas; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk mendapatkan persetujuan,
merasa diperhatikan, dan terhindar dari kesan pemberontak.
7. Petualang; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk merasa bahagia dan
merencanakan hal-hal menyenangkan, memberi sumbangsih kepada dunia, dan
terhindar dari derita dan dukacita.
8.
Pejuang; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk dapat mengandalkan diri
sendiri dan kuat, memberi pengaruh pada dunia, dan terhindar dari kesan
lemah.
9. Pendamai; Dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjaga kedamaian, menyatu dengan orang lain, dan menghindari konflik.
“Cerdas,
mempesona, dan amat menyegarkan… Baron dan Wagele dengan kreatif
menyodorkan suatu cara yang menyenangkan untuk memahami konsep-konsep
dasar Eneagram.” Katheleen V. Hurley dan Theodore E. Dobson (Penulis “My
Best Self: Using the Eneagram to Free Soul”)

Post a Comment