Cerita dimulai saat Robert Langdon, simbologis senior dari Universitas
Harvard, mendapat panggilan untuk mendeteksi ambigram yang bertuliskan
nama kelompok persaudaraan Illuminati.
Yang membuat ngeri, Robert Langdon tidak menghadapi pembunuh biasa,
melainkan sebuah kelompok persaudaraan pembenci Vatikan : Illuminati.
Illuminati adalah kelompok ilmuwan dalam sebuah perkumpulan persaudaraan
kuno, yang dalam keberadaannya selalu bentrok dengan gereja. Karena
penemuan-penemuan ilmuwan yang seringkali dianggap menghilangkan
keberadaan Tuhan. Ilmuwan yang selalu mencari tahu jawaban dari setiap
pertanyaan di dunia ini. Ilmuwan selalu mengungkap misteri ketuhanan,
termasuk misteri penciptaan dunia. Satu yang tersisa, misteri penciptaan
manusia. Ilmuwan mempercayai bahwa semua yang ada tercipta atas
keberadaan materi, dan bukan tercipta dari ketiadaan.
Leonardo Vetra, seorang profesor dari sebuah lembaga riset di Swiss
(CERN) adalah ilmuwan sekaligus seorang religi, tengah mengadakan riset
untuk mengetengahi perseteruan ini. Vetra diketemukan tewas di ruang
kerjanya. Dengan di dadanya tercap sebuah symbol illuminati. Kelompok
illuminati, yang telah dianggap lenyap dari muka bumi sejak lebih dari
400 tahun bangkit kembali. Penemuan sebuah antimateri yang diungkap
secara jelas adalah penemuan baru yang mengegerkan dunia. Yang bisa
menyelamatkan dunia atau menghancurkannya. Lima gram antimateri cukup
untuk meledakkan semua yang ada pada radius 0.5 mil.
Antimateri itu dicuri dari laboratorium Vetra. Kemudian diketahui bahwa
antimateri itu berada di Vatikan, di negara seluas 44ha. Celakanya,
dalam waktu 24 jam antimateri itu akan meledakkan Vatikan, dan Langdon
tidak tahu di mana tepatnya antimateri itu akan diledakkan.. Celakanya
lagi, di Vatikan sedang diadakan acara untuk memilih Paus yang baru.
Robert Langdon pun terbang ke Vatikan dengan ditemani Vittoria. Berdua,
mereka memulai perburuan yang menyeramkan ke ruang-ruang bawah tanah
yang terkunci rapat, kuburan-kuburan berbahaya, katedral-katedral yang
lengang, dan tempat yang paling misterius di dunia, yaitu markas
Illuminati yang lama terlupakan. Sang pembunuh mengatakan bahwa akan ada
4 kardinal lain yang terbunuh malam ini di empat tempat yang berbeda.
Robert Langdon pun Perburuan dimulai dengan mencari manuskrip
peninggalan Galileo di ruangan arsip Vatikan. Dari sana didapatkan
petunjuk bahwa empat tempat itu adalah gereja Illuminati. Langdon
berlomba dengan waktu untuk menemukan sang pembunuh di gereja-gereja
tersebut, dengan harapan dapat mencegah pembunuhan dan mengetahui di
mana antimateri itu disimpan. Tapi sayang, Langdon selalu terlambat
ketika hendak mencegah pembunuhan.
Hingga pada akhirnya, seorang camerlengo (asisten Paus), mendapat
wahyu dari Tuhan bahwa antimateri itu diletakkan di makam Santo Petrus.
Antimateri pun diledakkan di tempat yang aman.
Tapi ternyata semua kekacauan ini adalah perbuatan sang camerlengo
sendiri. Ia ingin mencari sensasi agar dapat terpilih jadi Paus.
Rencana itu digagalkan Langdon. Ia mendapat rekaman dari Kohler, bukti
bahwa camerlengo itu telah berbohong. Merasa malu, camerlengo itu pun bunuh diri.

Post a Comment