Di bawah sistem pendidikan dan penilaian yang hanya mementingkan IQ,
banyak orang tersisih. Di sekolah, yang dihargai hanyalah kemampuan
matematis, logis, dan hafalan. Anak-anak yang menonjol dalam
kemampuan-kemampuan ini dianggap “pintar”. Sedangkan anak-anak yang
memiliki kelebihan dalam seni, kepemimpinan, olahraga, hubungan sosial,
sering diabaikan atau dianggap “tidak pintar”. Hal ini terus berlanjut
di luar tembok sekolah.
Cara pandang seperti itu terbukti sudah ketinggalan zaman.
Terobosan-terobosan mutakhir dalam bidang neurosains dan studi
kecerdasan menunjukkan bahwa IQ bukan jaminan kesuksesan hidup. Manusia
memiliki pula EQ (Kecerdasan Emosional) dan SQ (Kecerdasan Spiritual).
Kecerdasan pun tidak berbentuk tunggal, tetapi majemuk—dikenal dengan
sebutan Multiple Intelligence—dan setiap orang memiliki bakat yang khas.
Kehidupan yang bisa dikatakan sukses dan utuh adalah kehidupan yang
memberdayakan potensi fisik, rasio, emosi, dan spiritual dalam diri
kita.
Taufiq Pasiak, penulis best-seller Revolusi IQ/EQ/SQ, melalui buku
kecilnya ini menyuguhkan berbagai informasi seputar kecerdasan, kerja
otak, dan hubungannya dengan kehidupan. Melalui berbagai fakta
keseharian, tulisan-tulisan ringan dan segar dari Taufiq Pasiak ini akan
menjadi pendamping yang bermanfaat dalam mengoptimalkan potensi
kecerdasan Anda.

Post a Comment