... Membuka mata kita tentang apa yang terjadi dalam dunia
trafiking—tak sekadar seru dan mengharukan, investigasi atas perbudakan
sekejam-kejamnya ini akan menyengat Anda untuk peduli dan beraksi....
RUSIA—Ribuan gadis muda yang putus asa terjerat iming-iming pekerjaan
bergaji tinggi, tanpa menyadari mereka akan dijerumuskan ke dalam lembah
hitam prostitusi .... SERBIA—Tempat dikumpulkannya gadis-gadis dari
seantero Eropa Timur untuk digojlok dan disiksa sebelum dijual sebagai
budak seks ke berbagai negara .... ISRAEL—Bisnis bordil terus-menerus
meraup untung karena besarnya permintaan atas 'Natasha', perempuan
Eropa Timur. Bukannya mengecam, kalangan ortodoks agama malah menjadi
pelanggan utama .... BOSNIA—Seusai perang saudara, kehadiran pasukan
penjaga perdamaian PBB justru menumbuh-suburkan prostitusi. Parahnya
lagi, sebagian anggota tentara dan polisi PBB turut terlibat perdagangan
perempuan .... Keruntuhan Blok Timur mendatangkan petaka bagi kaum
perempuan Rusia dan Eropa Timur. Karena terhimpit kesulitan ekonomi,
mereka mencoba kesempatan apa saja agar dapat bekerja, dan para durjana
memanfaatkan keadaan mereka. Tak terhitung banyaknya gadis muda tertipu
bujuk rayu yang akhirnya menjatuhkan mereka ke tangan-tangan keji para
pedagang manusia. *** Karya Viktor Malarek, wartawan asal
Ukraina, ini mengupas habis fenomena trafiking (perdagangan perempuan)
di Eropa Timur: cara perekrutan, jalur penyelundupan, tempat
penggojlokan, sampai tujuan akhir perempuan-perempuan yang menjadi
korbannya. Malarek tak segan-segan mengungkap tuntas berbagai pihak
yang terlibat, mulai dari mafia Rusia sampai pasukan PBB, juga
negara-negara Barat yang tak serius menanganinya dan malah menjadikan
trafiking sebagai komoditas politik. NATASHA membongkar segala
kebobrokan yang menyebabkan maraknya trafiking perempuan, suatu fenomena
mengkhawatirkan yang tak hanya menjadi masalah di luar sana, tapi juga
di negara kita. *** "Cerita memilukan Malarek tentang para pekerja
seks yang diperbudak seolah menggambarkan abad yang telah lalu.
Penyelidikannya sungguh membuka borok berbagai pemerintahan dan
kepolisian yang semestinya memberantas eksploitasi brutal tersebut."
-- Stevie Cameron, wartawan investigasi dan penulis buku best-seller 'On
the Take' "Ekspos yang dilakukan Malarek terhadap kerakusan seksual
yang disuburkan oleh laba dan korupsi amat menyakitkan dan menggigit.
Natasha tak lain adalah laporan mengenai perbudakan pada zaman modern.
Bukti meyakinkan semacam ini wajib ditanggapi tindakan dengan segera."
-- Olivia Chow, Pejabat Urusan Kesejahteraan Anak dan Remaja, Dewan
Kota Toronto "Soal perdagangan gelap perempuan internasional sungguh
amat memprihatinkan. Mengingat sifatnya antarnegara, kunci penanganan
bentuk kekerasan ini adalah pendekatan terkoordinasi, komprehensif, dan
multidisiplin. Penjelasan Victor Malarek tentangnya merupakan seruan
untuk bergerak." -- Jean Augustine, Menteri Negara untuk Status
Perempuan dan Multikulturalisme (Kanada).

Post a Comment