SEBUAH PEMBUNUHAN BERANTAISEBUAH
KONPIRASI GILA TERBENTANGSEBUAH
PERTANYAAN BENUA ATLANTIS TERJAWAB
Inspektur Timur Mangkuto tidak punya
pilihan kecuali melarikan diri atas tuduhan pembunuhan yang menimpa
karibnya. Ia tak berkutik. Berdasarkan sidik jari dan saksi, dialah
pembunuhnya. Karibnya, Inspektur Rudi, kala itu tengah menyidik
pembunuhan berantai tiga orang gadis yang diduga korban kelompok radikal
bernama KePaRad. Pada bagian tubuh mayat Inspektur Rudi dan salah satu
gadis terdapat goresan gambar piramid. Tak pelak, selain dituduh sebagai
pelaku pembunuhan berantai, Inspektur Timur Mangkuto juga dianggap
bagian kelompok KePaRad.Dalam pelariannya bersama Genta, ia bertekad
membongkar konspirasi dalam lembaga kepolisian tempatnya bekerja. Ia
kemudian bertemu dengan bekas pacar Inspektur Rudi, seorang sejarawan,
Eva Rahmasari Duani, dan ayahnya, Profesor Duani Abdullah. Bersama
keduanya, Inspektur Timur Mangkuto berupaya memecahkan teka-teki yang
didapat dari tahanan anggota KePaRad. Teka-teki berdirinya Nusantara
yang berkait dengan masa Atlantis, Sriwijaya, Majapahit, dan
Pemerintahan Darurat Republik Indonesia 1948. Teka-teki yang berkait
dengan motif pembunuhan berantai, konspirasi di lembaga kepolisian yang
melibatkan Detasemen Khusus Antiteror, ambisi kelompok KePaRad dengan
pembentukan Negara Kelima.Namun, Genta, teman pelarian Inspektur Timur
Mangkuto, ternyata anggota KePaRad yang disusupkan ...

Post a Comment